Kanker Prostat Pada Pria

Kanker prostat pada pria adalah kanker normor satu yang diidentifikasi pada pria di Amerika Serikat dan penyebab kematian tersering kedua akibat kanker pada populasi tersebut (yang pertama adalah kanker paru). Kanker prostat biasanya terdiagnosis pada pria berusia diatas 65 tahun, walaupun kini makin banyak didiagnosis pada pria yang lebih muda, mungkin hasil dari penapisan yang dilakukan lebih agresif. Beberapa studi otopsi memperlihatkan bahwa sekitar 50% pria diatas usia 50 tahun memiliki beberapa sel prostat yang bersifat kanker, temuan ini menimbulkan perdebatan signifikan terhadap terapi yang dianjurkan khususnya pada pria lansia yang mengidap tumor tahap dini dan tumbuh lambat.

Penyebab kanker prostat pada pria tidak diketahui, walaupun fakto genetic dan lingkungan keduanya diperkirakan berperan. Resiko kanker prostat meningkat pada pria yang keluarga dekatnya (first degree relatives) mengidap penyakit ini, pada pria Amerika keturunan Afrika  dan pada pria yang terpanjan ke toksin okupasional atau lingkungan tertentu misalnya cadmium. Kanker prostat tampaknya berkaitan dengan kadar testosterone yang menetap seumur hidup. Kanker prostat bersifat dependen testosterone sampai pada tahap akhi perjalanan penyakit. Berdasarkan anamnesis dan hasil biopsy, tumor prostat dapat dibagi menjadi stadium A sampai D. Tumor stadium A berdiferensiasi baik (A1) ata berdiferensi sedang atau buruk (A2) etapi terbatas dikelenjar prostat. Tumor-tumor ini asimptomatik dan keberadaannya dilaporkan lebih dari 80% pria berusaha diatas 80 tahun. Tumor stadium A tidak dapat diraba dengan pemeriksaan jari. Tumor stadium B mencakup tumor nodus tunggal (B1) atau sekelompok nodus diskret (B2) yang teraba pada pemeriksaan jari dan terbatas di prostat. Tumor stadium C adalah massa besar yang mengisi keseluruhan kelenjar prostat (C1) dna mungkin meluas melebihi batas-batas kelenjar (C2). Tumor stadium D telah bermetastatis dengan sel-sel kanker ditemukan dikelenjar limfe regional panggul (D1) atau ditempat lain (D2) sering ditulang.

Gambaran kanker prostat pada pria :

  1. Kanker penis ditandai oleh lesi ulserabutif dibatang penis yang mungkin nyeri atau tidak.
  2. Kanker testis ditandai oleh pembentukan suatu massa di testis, yang mugnkin menimbulkan nyeri sering dengan pertumbuhannya. Testis mungkin terasa berat dan menimbulkan rasa pegal. Dapat menimbulkan ginekomastia.
  3. Kanker prostat pada pria mungkin asimptomatik  atau berkaitan dengan peningkatan frekuensi dan keinginan berkemih, serta penurunan tekanan aliran urine. Ejakulay mungkin mengandung darah, dan pada kasus lanjut, dapat menimbulkan nyeri punggung.

Perangkat Diagnostik kanker prostat pada pria adalah :

  1. Biopsi sel-sel dipenis dapat mendiagnosis dan menentikan stadium kanker penis.
  2. Transiluminasi testis, ultrasound, dan MRI dapat mengidentifikasi adanya massa ditestis dan menunjang diagnosis klinis kanker testis.

=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in gejala kanker prostat, kanker prostat and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>